20 September

Congesetive Hearth Failure Featured

Gagal Jantung adalah ketidak mampuan jantung untuk mempertahankan curah jantung (Caridiac Output = CO) dalam memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh.  Apabila tekanan pengisian ini meningkat sehingga mengakibatkan edema paru  dan bendungan di system vena, maka keadaan ini disebut gagal jantung kongestif

Pada saat orang pertama kali didiagnosis penyakit gagal jantung kongestif mereka akan terus berusaha mencari harapan hidup untuk penyakit ini. Gagal jantung kongestif dapat mempengaruhi sisi kanan atau kiri jantung atau keduanya. Sebagai pompa jantung kehilangan darah efisiensi akan kembali ke daerah lain seperti hati, bagian bawah dan paru-paru. Darah yang rendah oksigen dan dapat merusak jaringan di organ tersebut. Kerusakan ini mengurangi kemampuan mereka untuk berfungsi dengan baik.

Gagal Jantung Kongestif atau Congestive Hearth Failure adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah yang adekuat untuk memenuhi kebutuhan jaringan akan oksigen dan nutrisi

Gagal Jantung adalah ketidak mampuan jantung untuk mempertahankan curah jantung (Caridiac Output = CO) dalam memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh.  Apabila tekanan pengisian ini meningkat sehingga mengakibatkan edema paru  dan bendungan di system vena, maka keadaan ini disebut gagal jantung kongestif

Mekanisme yang mendasari terjadinya gagal jantung kongestif meliputi

gangguan kemampuan konteraktilitas jantung, yang menyebabkan curah jantung lebih rendah dari curah jantung normal. Tetapi pada gagal jantung

dengan  masalah yang utama terjadi adalah kerusakan serabut otot jantung, volume sekuncup berkurang dan curah jantung normal masih dapat dipertahankan. Volume sekuncup adalah jumlah darah yang dipompa pada setiap konteraksi  tergantung pada tiga faktor: yaitu preload, konteraktilitas, afterload.

  • Preload adalah jumlah darah yang mengisi jantung berbanding langsung dengan tekanan yang ditimbulkan oleh panjangnya regangan serabut otot jantung.
  • Konteraktillitas mengacu pada perubahan kekuatan konteraksi yang terjadi pada tingkat sel dan berhubungan dengan perubahan panjang serabut jantung dan kadar kalsium
  • Afterload mengacu pada besarnya tekanan venterikel yang harus dihasilkan untuk memompa darah melawan perbedaan tekanan yang ditimbu lkan oleh tekanan arteriol.

Gagal jantung congestif ini disebabkan oleh:

  • Kelainan Otot Jantung: gagal jantung yang sering terjadi pada penderita kelainan otot jantung, disebabkan menurunnya kontraktilitas jantung
  • Arterosklerosis Koroner: mengakibatkan disfungsi miokardium karena terganggunya aliran darah ke otot jantung, terjadinya hipoksia dan asitosis (akibat penumpukan asam laktat)
  • Hipertensi Sistemik atau Pulmonal: meningkatkan beban kerja jantung dan pada gilirannya mengakibatkan hipertrofi serabut otot jantung
  • Peradangan Pada Penyakit Miokardium Degeneratif: berhubungan dengan gagal jantung karena kondisi secara langsung merusak serabut jantung menyebabkan kontraktilitas menurun
  • Penyakit Jantung lain: gagal jantung dapat terjadi sebagai akibat penyakit jantung yang sebenarnya, yang secara langsung mempengaruhi jantung. Biasanya mencakup aliran darah yang masuk jantung(stenosis katup semiluner), ketidakmampuan jantung untuk mengisi darah (tamponadem pericardium, perikarditif konstriktif, atau stenosis AV), peningkatan mendadak afterload
  • Faktor Sistemik: meningkatnya laju metabolism, hipoksia dan anemia diperlukan peningkatan curah jantung untuk memebuhi kebutuhan oksigen sistemik.

Dasar penatalaksanaan untuk pasien gagal jantung yaitu dengan dukungan istirahat untuk mengurangi beban kerja jantung, meningkatkan kekuatan dan efisiensi kontraksi jantung dengan bahan-bahan farmakologis dan menghilangkan penimbunan cairan tubuh berlebihan dengan tterapi diuretic diet dan istirahat.

 

Read 860 times Last modified on Monday, 28 September 2015 10:35
Rate this item
(0 votes)

Berita Terbaru

Kontak Kami

RS ANNISA

JL. CIKARANG BARU NO.31 CIKARANG UTARA BEKASI 17836, JAWA BARAT

Phone: (+62)21 - 890 4165 / 890 4503

Fax: (+62)21 890 3350

HOTLINE AMBULANCE: 0815 9749 121

SMS: 0811 183 355 

Email:

info@rsannisa-cikarang.com

marketingrsannisa@gmail.com